Monday, August 06, 2007

Ada kisahnya

Dibalik tawanya orang itu bercerita

Tentang masa lalunya

Sakitnya ketika ada perpisahan

Namun cukup kenangan untuk mendewasakannya


Lalu katanya,sudahlah, nak

Jangan kau sesali apa yang baru kau alami

Suatu saat kau akan menjadi seperti aku

Dan bisa menceritakan sakitmu dengan tawa


Berhentilah menangis, nak

Biarlah kau lakukan apa yang kau mau

Apapun….

Selama kau yakini langkahmu

7 januari, 2004

untuk sahabatku

another poem from back then..




Kalau saja kau tau betapa besar cintaku padamu

Mungkin kau mengerti mengapa aku terbaring terliput debu,

agar kau tetap melangkah tanpa menginjak lumpur




august 5th, 2003

I do love you, t.

takkan kubersujud padamu

sujudku hanya untukNya

takkan kumemohon padamu

kau takkan mengertiku

takkan kumeminta padamu

lalu kau beri tanpa rela

takkan kumenangis untukmu

air mata tak bisa berbicara

takkan kujelaskan padamu

dan menjadikan salah selalu aku

yang kan kulakukan hanyalah tersenyum…

dan berharap kau paham…




24 juni ‘03

harusnya tak ada rasa itu

bila kutau akan menyiksaku

harusnya kuenyahkan kau dari diriku tapi aku tak bisa,

jadi maafkanlah aku karena hatiku memilihmu…




22 mei 2002 22.24

maafkanlah aku karena kau sangat berarti untukku…

semua sakitku dapat kau obati

hanya dengan genggaman

tanganmu…

mei 12, ‘02

02.22 a.m

aku berharap untuk dapat hidup dua kali

kali ini kan kupinta jalanku

kan kuhadapi sulitnya

kan kutiti tepiannya

kan kutelan sakitnya

namun kan kupinta…

perbedaan takkan punya hak lagi

untuk dijadikan alasan memisahkan

14 april 2002

d

aku takkan bisa tanpamu

dan bagaimana kau mengharap aku bisa

bila cinta dan jiwaku kau bawa pergi

Cinta ini hanya kita yang rasa

Hanya kita yang dapat membunuhnya

Kumohon bukan aku, dan bukan kamu

Kumohon bukan kita…




3rd february 2002